Sistem Pernafasan Pada Hewan

Posted on

Sistem Pernafasan Pada Hewan

Sistem pernafasan pada hewan – Cara pernapasan ataupun sistem respirasi merupakan cara biologis yang terdiri dari organ dan juga struktur-struktur lainnya yang bisa digunakan sebagai daerah untuk bertukarnya gas yang terjadi pada tubuh.

Semua makhluk hidup yang ada di dunia ini termasuk hewan pastinya mempunyai sistem pernapasan. Akan tetapi, tahukah kamu jika sistem pernapasan yang ada pada hewan berbeda sesuai dengan habitat mereka masing-masing.

Binatang yang habitatnya di air memiliki organ yang berbeda dengan hewan yang hidup di udara ataupun di daratan karena hewan yang hidup di air minim dengan oksigen. Apa saja tipe-tipe sistem pernapasan pada hewan? Simak penjelasannya berikut ini!

Baca juga: Pengertian Digital Marketing

Sistem Pernafasan Pada Hewan Darat

Sistem Pernafasan Pada Hewan
Sumber: https://www.kibrispdr.org/

1. Mamalia

Untuk hewan darat yang masuk ke dalam jenis mamalia, mereka dapat bernapas langsung dengan menggunakan paru-paru. Cara, udara pertama kali masuk ke lubang hidung, tenggorokan, lalu masuk ke paru-paru.

Walaupun demikian itu, tak segala hewan yang bernapas dengan paru-paru hidup di darat. Paus, anjing laut, dugong, dan singa laut adalah model hewan mamalia air yang bernapas mengaplikasikan paru-paru.

Hewan yang hidup di air dan bernapas menggunakan paru-paru maka mereka akan memunculkan kepala mereka ke permukaan air agar bisa mendapatkan oksigen untuk bernafas.

2. Serangga

Serangga juga hidup di darat layaknya mamalia. Tapi, alat pernapasan yang diaplikasikan berbeda. Serangga mengaplikasikan trakea untuk mendapatkan oksigen.

Trakea adalah sistem pernapasan yang simpel. Cara yang satu ini dapat menyalurkan oksigen langsung ke dalam tubuh serangga.

Caranya yaitu udara akan masuk melalui lubang yang berukuran sangat kecil yang berada pada bagian samping serangga yang dapat disebut dengan spirake.

Spirakel memiliki fungsi yang sama seperti hidung adalah sebagai daerah keluar masuknya udara. Udara dari stigma akan dialirkan oleh pembuluh darah menuju trakea yang akhirkan akan disebarkan ke semua bagian tubuh yang ada di serangga.

Sistem Pernafasan Pada Hewan Air

Sumber: https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/

Binatang yang hidup di air khususnya ikan mereka akan bernafas dengan menggunakan insang. Insang yang terdapat pada ikan juga akan berfungsi untuk menyaring oksigen yang terdapat pada air. Insang yang sudah terbentuk seperti lembaran tipis yang terdapat pada sisi kanan dan juga kiri kepala ikan.

Pada saat ikan menarik nafas, ikan akan membuka mulut mereka dan menutup insangnya. Setelah itu oksigen akan masuk melalui mulit menuju ke insang kemudian akan diserap oleh pembuluh darah manuju insang. Dikala katup insang terbuka, ikan akan mengeluarkan karbondioksida dan air.

Baca juga: Resep Memasak Udang Besar

Cara Pernapasan pada Burung

sistem pernafasan pada hewan
Sumber: https://carasatu.web.id/

Sama persis seperti hewan lainnya yang hidup di darat, burung juga menggunakan paru-paru untuk bernafas. Akan tetapi paru-paru yang terdapat pada burung berbeda dengan hewan darat lainnya yang dapat mengembang dan juga mengempis.

Paru-paru burung berukuran konsisten dikala bernapas dan hanya diaplikasikan dikala burung tak terbang. Walaupun dikala terbang, pundi-pundi udara menolong burung untuk bernapas. Organ ini adalah kantung yang berfungsi menaruh udara.

Dikarenakan paru-paru mereka kecil, butung juga membutuhkan alat pernapasan tambahan yang berupa kantong udara. Kurang lebih setiap burung memiliki sekitar sembilan kantong udara.

Cara Pernapasan pada Binatang Dua Alam

sistem pernafasan pada hewan
Sumber: https://asset-a.grid.id/

Binatang yang hidup di dua alam atau yang disebut Amfibi, bisa hidup di air dan di darat. Kebanyakan hewan amfibi bermetamorfosis dengan sistem pernapasan yang berupa insang kemudian menjadi paru-paru.

Banyak juga hewan amfibi yang sebelum menjadi hewan dewasa mempunyai insang yang berambur yang digunakan untuk mengambil oksigen yang ada di air.

Setelah mereka dewasa, insang tersebut berganti menjadi paru-paru yang bermanfaat untuk mengabsorpsi oksigen dan membawanya ke aliran darah.

Tapi, ada sebagian hewan amfibi bernapas mengaplikasikan kulit. Kulit yang terdaoat pada hewan amfibi dapat menyerap air yang akhirnya akan terjadi sebuah proses pertukaran gas melalui kulit atau bisa disebut dengan respirasi kulit.

Hal ini juga akan memungkinkan amfibi yang dewasa tidak lagi memerlukan naik menuju permukaan ataupun mendapatkan oksigen.

Agar proses pernafasan yang menggunakan kulit tertap berjalan dengan lancar, oleh karena hal tersebut mereka selalu menjaga kelembapan permukaan kulit mereka.

Baca juga: Resep Memasak Udang Besar

Itulah ulasan yang membahas dengan lengkap mengenai sistem pernafasan pada hewan yang dapat kamu pelajari. Semoga bermanfaat!