cara ternak kenari

Cara Ternak Kenari

Posted on

cara ternak kenari

Cara Ternak Kenari – Burung kenari populer di kalangan pecinta burung karena bentuknya yang indah serta suara kicauannya yang merdu. Itulah yang menjadikan burung kenari sebagai hewan peliharaan sejak tahun 1400an.

Burung kenari memang lebih banyak menghabiskan waktunya berada di kandang. Oleh sebab itu, jika Anda ingin beternak burung kenari, sebaiknya Anda terlebih dahulu menyiapkan kandang yang berukuran cukup besar. Hal ini agar burung kenari dapat terbang dalam kandang.

Burung kenari adalah salah satu burung yang cukup memberi keuntungan untuk diternakkan. Walaupun burung individu, saat musim kawin, baik betina ataupun pejantan akan sangat birahi untuk segera kawin.

Hal ini karena burung satu ini jarang tertarik pada hal lain selain kawin. Anda dapat mempunyai satu pejantan serta banyak betina, dan tidak perlu membeli sepasang-sepasang. Walau demikian, ada juga pasangan burung kenari yang hanya setia pada satu burung saja.

Apakah Anda ingin berternak burung kenari namun tidak tahu caranya? Yuk, langsung saja simak ulasan artikel mengenai cara ternak kenari yang sudah amelia.my.id rangkum dari berbagai sumber berikut ini!

Cara Ternak Kenari yang Bisa Anda Ikuti Langkah-Langkahnya!

Dalam bahasa inggris, burung kenari yaitu Canary bird. Seperti dengan namanya, burung kenari asalnya dari pulau Canary yang letaknya masuk dalam negara Spanyol dan berada di samudra Atlantik.

Umumnya, burung kenari berwarna kuning. Dikarenakan warna bulunya inilah, burung kenari menjadi ide dasar dari pembuatan tokoh kartun Tweety. Selain kuning, terdapat juga warna putih, merah-oranye, merah muda, serta berbagai coklat.

Daripada burung-burung kebanyakan, burung kenari adalah burung dengan ukuran kecil tetapi dapat hidup sampai 20 tahun.

cara ternak kenari

1. Jenis Kelamin Burung Kenari

Untuk membedakan jenis kelamin pada hewan mamalia memang tidak sulit, tetapi bagaimana cara membedakan jenis kelamin pada burung, khususnya burung kenari?

Untuk Anda pemula dalam beternak burung kenari, sebelum Anda mulai berternak burung kenari, sebaiknya Anda berlatih terlebih dahulu untuk membedakan mana yang betina serta mana yang jantan.

Jantan:

  • Dubur pejantan tegak lurus, menonjol serta vertikal
  • Suka berkicau serta bunyinya nyaring.
  • Leher lebih panjang dan bentuk badan cenderung ramping memanjang.

Betina:

  • Dubur tidak menonjol tetapi datar.
  • Berkicau tetapi tidak sering dan tidak nyaring.
  • Leher lebih pendek dan bentuk tubuh cenderung bulat.

Baca Juga: Cara Ternak Lovebird

2. Usia Burung Kenari

Untuk mengetahui apakah burung kenari tersebut tengah dalam kondisi siap kawin atau tidak, maka Anda perlu mengetahui ciri-ciri burung kenari siap kawin. Ciri-ciri burung kenari sudah siap kawin, yaitu:

Jantan:

  • Kerap berkicau.
  • Hiperaktif seperti kerap melompat-lompat, mengepak-kepakkan sayap, bahkan tidak jarang sengaja menabrak jeruji kandang.

Betina:

  • Suka mematuk-matuk apapun yang terdapat di dalam sangkar.
  • Sayap juga dikepak-kepakkan.

cara ternak kenari

3. Kandang untuk Burung Kenari

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa burung kenari memerlukan ruang luas agar dapat terbang, maka Anda perlu membuat sangkar yang memungkinkan burung bisa terbang dari dahan ke dahan. Dalam tahap awal ternak burung kenari, ada baiknya pisahkan burung betina dan jantan.

Atau, Anda dapat memberikan sekat pada sangkar untuk memudahkan perjodohan. Jangan lupa juga untuk menyiapkan tempat makanan burung. Biasanya, makanan burung kenari berupa biji-bijian. Anda dapat juga memberikan telur rebus.

Baca Juga: Cara Ternak Enthok

cara ternak kenari

4. Proses Perjodohan Burung Kenari

Sebelum proses perkawinan, Anda tentu harus memberikan waktu bagi betina dan jantan untuk saling berkenalan. Caranya yaitu dengan mendekatkan kandang mereka.

Ciri-ciri kedua burung tersebut berjodoh yaitu burung kenari jantan akan menyuapi si betina walau berada di luar sangkar. Pejantan akan lebih kerap berkicau sebagai tanda untuk menarik perhatian si betina.

Baca Juga: Makanan Tupai

cara ternak kenari

5. Proses Perkawinan Burung Kenari

Saat sudah tampak bahwa kedua burung tersebut saling tertarik, maka Anda dapat memasukkan pejantan serta betina dalam satu kandang yang sama. Caranya yaitu dengan menempatkan sangkar burung kenari betina dengan burung kenari jantan.

Lakukan hal tersebut pada saat sore hari. Jika sudah ditempatkan dalam satu kandang, perhatikan apakah sepasang burung tersebut saling menyuapi (seperti berciuman) atau tidak. Apabila iya, maka sebentar lagi sepasang burung tersebut akan melakukan perkawinan.

Biarkan dalam sangkar sampai pagi hari. Setelah itu, pisahkan kembali betina dan jantan pada pukul 7 hingga 9 pagi. Ulangi lagi tahap tersebut sampai betina bertelur. Hindari untuk menjemur burung kenari betina yang telah bertelur, karena dapat merusak telur kenari.

Baca Juga: Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Kelinci

6. Proses Pengeraman Telur Burung Kenari

Pada proses pengeraman, biarkan betina dan jantan ditempatkan di satu sangkar. Hal ini bertujuan supaya betina terus mengerami, dan pejantan akan terus menyuapi betina.

Tetapi, apabila Anda mempunyai lebih dari satu betina, Anda dapat memisahkan pejantan. Jangan lupa untuk terus memberikan betina minum serta makan selama mengerami telurnya. Selain itu, Anda juga perlu menjaga kebersihan kandangnya.

7. Proses Penetasan Telur

Umumnya, hari ke-14 sesudah bertelur, telur-telur burung kenari tersebut akan menetas. Selalu jaga kebersihan kandang-kandang kenari serta rutin memberikan minum dan makan. Jangan sampai kehabisan minuman ataupun makanan.

Baca Juga: Apa Makanan Kura-Kura?

Itulah beberapa cara ternak kenari yang dapat Anda ikuti langkah-langkahnya. Semoga ulasan artikel di atas dapat bermanfaat untuk Anda dan semakin menambah wawasan pengetahuan Anda.